kalo menurut gwe, sebenarnya, nggak perlu untuk membaca, melihat referensi, metode, aturan-aturan atau apapun yang berbau desain, advertising, de es be.
bahkan sampai belajar bidang tersebut…untuk menciptakan karya yang fresh, original dan stands out.
kok bisa yah?
berawal dari perasaan gw setiap beranjak ke perpustakaan, terbesit ke-enggan-an gw untuk membaca literatur desain n advertising, melihat-lihat karya-karya desain lain.
alasannya sih takut, takut terlalu ter-influence, takut klo ide yang udah kita pikirin, ternyata udah ada yang bikin,
berasa kayak udah banyak yang bikin ide n ninggiin standar trus memaksa gw untuk berpikir melebihi karya hebat itu or mencari ide lain (yang terasa semakin sempit dan sedikit).
dan yang paling males…jadi jiper. akhirnya, malah baca buku-buku umum.
terus…gw browsing pagi-pagi di kantor (ceeillee…-red) cek blognya si glenn. gw tertarik ama jalan pikiran nih orang semenjak dya bikin bingung gw
di PEKIK (Pekan Iklan-red) jgj lalu..
gw baca tulisannya tentang caranya mendesain kreatif. (sama kayak di pekik, yang lu dapet bukan metode atau caranya, tapi kebingungan2). sebenarnya gw rada takut
sama yang orang ini bilang, ditambah obrolan gw yang lampau ma temen pak anton mas andri praktisi dkv di Surabaya. kenapa?
singkatnya, bikin gw narik kesimpulan kalo semua yang gw pelajari tuh relatif alias ga pasti.
desain itu sebenarnya tidak berbentuk (gw jd inget kata sensei aikido gw dulu "a good form is, no form at all"-red).
jadi, ngapain kita ngabisin waktu, tenaga and duit buat belajar definisi, "bentuk", "aturan-aturan" yang sebenarnya relatif.
sebenarnya, yang kita pelajari ini adalah bidang komunikasi yang berhubungan langsung dengan manusia. tidak ada "rumus" jika kita berhubungan satu dengan yang lain.
semua hal yang ada disekeliling manusia, (yang didefinisikan) itu berujung relatif. seperti, definisi wajah cantik/ganteng, pinter dan bodoh bahkan sampai apa itu baik dan buruk, benar dan salah (jadi manusia susah yah…-red).
semua itu kembali lagi ke orangnya. definisi-definisi itu, terpengaruh dari background individu seperti: pikiran, perasaan dan pengalaman pribadi yang tidak akan pernah sama satu dengan yang lain.
contoh gampang, selera musik kita. pasti berbeda. yang bagus menurut si A blon tentu bagus menurut si B (vice versa). berarti balik lagi ke peminat musiknya kan? (yang beragam background tadi-red)
nah…si "penikmat musik" tadi sama dengan "penikmat" karya kitah. mereka sangat heterogen. yang bagus menurut lo, belum tentu bagus menurut mereka. tul gak?… semuanya relatif…
juga adanya bukti bahwa orang-orang hebat di bidang ini tuh kebanyakan org-org yang nggak ada pikiran sama sekali untuk terjun bidang ini. contoh, seorang Budiman Hakim
sarjana sastra Perancis, yang sama sekali ga ada bayangan terjun ke dunia komunikasi.
leo burnett, seorang jurnalis dari university michigan. david ogilvy,peraih beasiswa christ church college,oxford di bidang sejarah.
kyyyaaaa…..??? (jadi makin bingung, stress n kehilangan motivasi kuliah)…
tenang-tenang… gwa ada "quote" bagus nih…(cihuii..-red)
mungkin kata william bernbach bisa menjawab. dia bilang " i think i had the advantage of not knowing too much about advertising. and therefore i could be fresher and more original. as soon as you become
a slave to the rules, you’re doing what everybody else does, when you do what everybody does, you don’t stand out." (yg ga bs b.inggris, kalah ma simpanse dari California hihihi..,)
so…..
menurut gwa nih… ada jalan keluarnya…
pertama camkan kata william bernbach diatas.
kedua paham betul dunia dan background klien/target market kitah. perilaku dan selera mereka. dengan cara pahami/amati/rekam kehidupan-kehidupan di sekitar kita.
pertanyaan2 enteng(keliatannya… tapi ngabisin waktu 7 kali muterin kampus bwat ngejawabnya-red) tentang hidup seperti,
"apa sih yang bikin orang stress?"
"kenapa yah orang-orang suka nge-gosip?"
"apa yang bikin orang-orang sedih?"
itu semua, Sebenarnya adalah proses mencermati hidup.
ini bukan tanpa dasar lho…tapi menurut gwe, leo burnett seorang jurnalis, kerjaannya sangat dekat dengan kehidupan. ogilvy, gak mungkin dapet beasiswa sejarah di oxford klo gak tertarik dengan kehidupan. (tul gakk…-red)
ketiga setelah melakukan itu semua…nikmati semua yang terjadi choy…^^
28-02-2007 ground Matari 16.30 pm
dimohon cerca-an-nya, makian dan apapun…(tapi bis itu di sanjung yah, byar pede.xixixi)