bersamanya aku rapuh
disampingnya aku bahagia
begitu bahagia, sampai takut ikut menghampiri
pernah…terpisah…
rindu mengganggu, luar biasa rindu
resah turut campur
terluka…
sedih melanda…perih….
sedih untuk bahagia nanti
berharap, sembari
bersiap-siap kecewa…
aku hebat…
sekaligus lemah
bersama dirinya aku manusia.
manusia biasa
yang berperang melawan pertempuran hakiki
antara iman dan nafsu
logika dan perasaan
atau, perang baik dan buruk yang meruncing,
berubah perang kebaikan melawan kebenaran
di medan tak menentu
aku prajurit hebat dengan kemanusiaanku
dengan tameng syukur dan pedang kepasrahan pada penciptaku
bersamanya aku rapuh
manusia rapuh…aku butuh penciptaku…
(penciptaku…
terimakasih atas dirinya.)
1 des-awal jan 08, thx bng tts nns
March 3rd, 2008 at 11:54 pm
dalem bgd dah, mas aq taw km kuat. krn km slalu kuatin aq.
u km
“nikmatilah kesedihanmu, karna tdk ada sesuatu yg abadi. kesedihanmu juga tak akan abadi”.
“selama gelap malam msh akan tersibak, maka rasa sakit itu akan hilang”.
n
“sabar lah menghadapi hari2 yg sulit, krn kesulitan itu ada akhirny! tidaklah kesabaran terwujud pd org yg memiliki kemuliaan”.
jadilah diri sndr…
March 8th, 2009 at 10:32 pm
…..terharu gw…