bersamanya aku rapuh

disampingnya aku bahagia
begitu bahagia, sampai takut ikut menghampiri

pernah…terpisah…
rindu mengganggu, luar biasa rindu
resah turut campur

terluka…
sedih melanda…perih….
sedih untuk bahagia nanti

berharap, sembari
bersiap-siap kecewa…

aku hebat…
sekaligus lemah

bersama dirinya aku manusia.
manusia biasa

yang berperang melawan pertempuran hakiki
antara iman dan nafsu
logika dan perasaan
atau, perang baik dan buruk yang meruncing,
berubah perang kebaikan melawan kebenaran
di medan tak menentu

aku prajurit hebat dengan kemanusiaanku
dengan tameng syukur dan pedang kepasrahan pada penciptaku

bersamanya aku rapuh
manusia rapuh…aku butuh penciptaku…

(penciptaku…
terimakasih atas dirinya.)

1 des-awal jan 08, thx bng tts nns

2 Responses to “bersamanya aku rapuh”

  1. AmeliaH Says:

    dalem bgd dah, mas aq taw km kuat. krn km slalu kuatin aq.
    u km
    “nikmatilah kesedihanmu, karna tdk ada sesuatu yg abadi. kesedihanmu juga tak akan abadi”.
    “selama gelap malam msh akan tersibak, maka rasa sakit itu akan hilang”.
    n
    “sabar lah menghadapi hari2 yg sulit, krn kesulitan itu ada akhirny! tidaklah kesabaran terwujud pd org yg memiliki kemuliaan”.
    jadilah diri sndr…

  2. peach2purple Says:

    …..terharu gw…

Leave a Reply